Nahat

8 komplikasi rheumatoid arthritis

Jika Anda telah didiagnosis dengan rheumatoid arthritis (RA), Anda tahu gejala yang umum: Nyeri sendi, kelelahan, dan kekakuan pagi. Anda juga perlu menyadari komplikasi RA. Komplikasi, juga disebut penyakit ekstra artikular, adalah penyakit yang disebabkan oleh RA yang mempengaruhi area tubuh Anda selain sendi Anda.

Anda lebih mungkin mengalami komplikasi jika mengalami RA berat. Meskipun RA lebih sering terjadi pada wanita, pria berisiko lebih besar mengalami komplikasi RA. Mengetahui tentang kemungkinan komplikasi dan gejalanya dapat membantu Anda dan dokter Anda mengatasi masalah ini sejak dini.

Berikut adalah beberapa komplikasi yang paling sering diperhatikan:

  1. Kulit. Sekitar 20 persen sampai 30 persen orang dengan RA mengalami benjolan keras yang terbentuk di bawah kulit. Benjolan ini disebut nodul rheumatoid. Mereka kemungkinan besar akan berkembang di daerah di mana Anda memberi banyak tekanan, seperti lutut dan siku Anda. RA juga diketahui menyebabkan ruam, bisul, dan lecet pada kulit Anda.

  2. Paru-paru Penyakit paru-paru RA bisa menyulitkan Anda untuk bernafas. Anda bisa mengalami pleurisy, yaitu pembengkakan lapisan di paru-paru Anda. RA diketahui menyebabkan cairan terbentuk di sekitar paru-paru Anda. Hal ini juga dapat menyebabkan nodul di dalam paru-paru dan perubahan jaringan paru-paru Anda. Ini disebut fibrosis. Selain itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa penyakit paru obstruktif kronik ( PPOK ) lebih sering terjadi pada orang dengan RA.

  3. Jantung. Komplikasi jantung bisa menyebabkan nyeri dada atau sulit bernafas. Lapisan di sekitar jantung Anda bisa membengkak dan mengumpulkan cairan. Penyakit ini disebut pericarditis. RA juga diketahui menyebabkan nodul tumbuh di dalam jantung Anda. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

  4. Sjogren (diucapkan "show-grenz") sindrom. Komplikasi ini mempengaruhi 10 persen sampai 15 persen orang dengan RA. Dalam sindrom Sjogren, sel darah putih masuk ke dalam kelenjar air mata Anda dan kelenjar ludah di mulut Anda. Hal ini menyebabkan pembengkakan dan berkurangnya air mata dan air liur. Jika Anda memiliki sindrom Sjogren, Anda mungkin memiliki mulut yang sangat kering dan mata kering, merah, dan menyakitkan.

  5. Mata Sjogren's syndrome adalah penyebab paling umum dari komplikasi mata. Selain itu, RA bisa menyebabkan skleritis. Ini adalah pembengkakan bagian luar mata Anda. Peradangan dapat menyebabkan bisul terbentuk di lapisan luar mata Anda. Anda mungkin mengalami kekeringan mata, kemerahan dan nyeri.

  6. Pembuluh darah. RA dapat menyebabkan pembengkakan pembuluh darah kecil, disebut vaskulitis. Vaskulitis menurunkan suplai darah ke bagian tubuh Anda. Tanda vaskulitis yang paling umum adalah area hitam jaringan yang sekarat di bawah kuku jari Anda. Ini disebut infarct digital. Vaskulitis yang mempengaruhi saraf tangan dan kaki Anda bisa menyebabkan mati rasa, terbakar, dan kesemutan.

  7. Osteoporosis. Osteoporosis adalah penipisan dan melemahnya tulang Anda. Gejala pertama bisa berupa patah tulang. Hal ini paling sering terjadi pada wanita dengan RA setelah menopause. Pria dengan RA yang lebih tua dari 60 tahun juga berisiko. Osteoporosis lebih sering terjadi pada RA jika aktivitas Anda dibatasi oleh nyeri dan kekakuan. Dokter Anda dapat memeriksa osteoporosis dengan melakukan tes kepadatan tulang.

  8. Depresi. Salah satu komplikasi akhir yang harus diwaspadai adalah depresi. Memiliki penyakit jangka panjang yang tak terduga seperti RA menambahkan banyak tekanan pada hidup Anda. Stres membuat Anda lebih cenderung menderita depresi. Kebanyakan orang yang mengalami depresi tidak memberi tahu dokter RA tentang hal itu, tapi berbicara bisa membantu. Biarkan dokter Anda tahu jika Anda tidak menikmati hidup seperti dulu di masa lalu. Ada banyak terapi self-help dan pengobatan untuk depresi.

Studi menunjukkan bahwa orang-orang dengan RA yang belajar sebanyak mungkin tentang penyakit mereka dan bekerja sama dengan dokter mereka memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Ketahui apa yang harus dicari dan segera beri tahu dokter Anda jika Anda menduga ada komplikasi RA.