Nahat

Mengontrol stres bisa membantu pernapasan Anda

Stres dan kegelisahan bisa membuat pernapasan lebih sulit. Bila sulit bernafas, wajar rasanya menjadi cemas dan mulai panik. Hal ini membuat Anda semakin sesak napas. Urutan ini dikenal sebagai siklus dyspnea, dan ini umum terjadi pada orang dengan penyakit paru kronis. Kabar baiknya adalah, Anda memiliki kekuatan untuk memutus siklusnya.

Memahami Siklus

Saat Anda kehabisan napas, otot pernapasan Anda menjadi tegang. Sulit menarik napas dalam-dalam. Anda mungkin khawatir Anda tidak mendapatkan cukup udara. Kemudian Anda mulai bernafas lebih cepat dan menjadi lebih sesak napas. Anda bahkan mungkin mulai panik, yang membuat gejala tampak lebih buruk. Seringkali, orang dengan penyakit paru-paru kronis mencoba mencegah siklus ini dengan membatasi aktivitas, tinggal di rumah, dan menghindari apapun yang bisa menyebabkan sesak napas. Anda tidak harus hidup seperti ini.

Cara santai

Bila Anda merasa tertekan atau cemas, usahakan untuk rileks. Melakukan hal tersebut akan membantu memutus siklus dyspnea. Duduklah di tempat yang sepi dan nyaman. Lakukan pengetatan bibir dan diafragma. Anda mungkin juga menemukan hal berikut ini bermanfaat:

  • Aktivitas tertentu bisa membantu Anda rileks. Ini bisa termasuk membaca buku yang bagus, mendengarkan rekaman musik atau relaksasi, berlatih yoga atau tai chi, bermeditasi, dan berdoa. Temukan aktivitas yang sesuai untuk Anda.

  • Cobalah visualisasi: Bayangkan diri Anda di tempat yang damai, seperti pantai. Rasakan pasir yang hangat. Mendengar ombak. Bau laut. Melakukan hal ini dapat membantu Anda merasa lebih rileks.

  • Penyedia layanan kesehatan Anda mungkin menyarankan penggunaan bronkodilator bersama dengan teknik relaksasi ini atau lainnya.

Apa yang bisa Anda lakukan untuk memutus siklus

Untuk mencegah sesak napas karena membatasi hidup Anda:

  • Saat ini: Belajarlah untuk menghentikan serangan dengan pernapasan yang mengerucut, pernafasan diafragma, dan teknik relaksasi. Jika Anda tidak tahu bagaimana melakukan ini, tanyakan pada petugas kesehatan Anda.

  • Dalam kehidupan sehari-hari: Belajarlah untuk memaksimalkan energi dan bernafas saat beraktivitas, sehingga Anda bisa berbuat lebih banyak.

  • Seiring waktu: Mulai berolahraga, sehingga tubuh Anda bisa mulai menangani lebih banyak aktivitas.